Slide Gambar

Instagram BEM ULM Diserang Warganet, Diduga karena Kritik Jokowi

waktu baca 3 menit
Jumat, 9 Jul 2021 14:35 0 Yawafie

POJOKBANUA, BANJARMASIN – Akun instagram Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin tiba-tiba diserang warganet, yang diduga karena kritik Presiden Jokowi.

Unggahan yang telah diposting sejak 2 hari lalu itu, terdapat beberapa slide. Slide 1 menyebut “Lain di mulut lain di hati,”. Sedangkan slide 2 sampai 8 menjelaskan antara berita yang dinilai mereka hoaks dan fakta selama orang nomor 1 di Indonesia ini menjabat. Adapun slide terakhir, nampak sebuah foto Jokowi yang sudah diedit bertulisan “Jokowi si raja pengeramput” yang artinya dalam bahasa banjar “Jokowi si raja berbohong”.

Isi keterangan unggahan tersebut begini :

“Assalamualaikum Wr. Wb

Info Iklan

Hidup Mahasiswa!
Hidup Rakyat Indonesia!
Hidup Perempuan Indonesia!

Saat menjadi calon presiden hingga menjadi presiden, Joko Widodo kerap kali menyampaikan janji-janji manisnya, tetapi realitanya sering kali juga tak selaras. Katanya begini, faktanya begitu. Mulai dari HAM, pembangunan pangan, penguatan KPK, dan rentetan janji. Lantas, kapan janji tersebut akan terealisasi?,” tulis akun @bemulm dengan ribuan pengikut itu.

Lantas, unggahan ini langsung ditanggapi warganet antara pro dan kontra.

“bagus kritik nya, tp slide trakhir tolong sangat tidak etis, dengan segala kekurangan dalam menjabat tidak elo selevel BEM bikin gituan.. akademisi kan?..ubar hoax dan fakta itu boleh2 saja. Tapi adab nya dimana bikin caption raja pengeramput. pakai baju2 armor gitu.. Gitu2 beliau bisa dibilang ortu kita sebagai rakyat Indonesia walau dengan byk salah iya tp jangan kekanak2an kalau protes yang elegan lah.. bem bukan media macam tempo kompas detik dll kan? btw, cari lagi lah itu yamg dijelaskan hoax dan faktanya masih kurang..mungkin gak cukup slide kali ya?,” tulis @dhofire.

“Uma lih, komentar buhan kita nih pada berataan, jaka buhan kita nang mahasiswa ni nah kuliah bujur2, mudahan jadi urang, Imbah tu baiki nang dirasa kada sesuai, mun keni baya menyambati aja, kd tuntung, pina kena UU ITE, labar am, mun masih pas lulus maharap jadi PNS jua, peraya gin besesambatan macam2 wan pamarintah, pina tabulik ke saurang jua kaina, maap mun tesalah nah, jar guru jangan dikarasi mun lagi harat .. Hidup mahasiswa!!!,” ucap @aditamaputra92.

Terpisah, Direktur Borneo Law Firm selaku pakar hukum, Muhammad Pazri menerangkan, kalau interpretasi atau tafsir dalam Undang-Undang Dasar 1945, maka Presiden bukan simbol negara. Bahkan, yang ada adalah terminologi lambang Negara yaitu Bahasa Indonesia dan Garuda Pancasila.

“Poster BEM ULM sama dgn Poster-Poster BEM UI, UGM dan yang lainnya membuat. Dugaannya ya tidak melanggar hukum karena isinya bukan ajakan kekerasan,” jelas Pazri.

Pazri menambahkan, poster sindiran bergaya anak muda merupakan bagian dari kreativitas anak muda. Selain itu, poster tersebut juga melampirkan referensi.

“Mereka sudah membuat kajian dan analisis pemberitaan dari sejumlah media massa. Sehingga, BEM hanya menyajikan fakta-fakta yang jurnalis tulis. Jadi, dugaannya sah-sah saja,” kata dia.

“Itulah ekspresi mahasiswa, dulu aksi-aksi bisa demo di jalan raya saja. Sekarang bisa saja kritik melalui medos dan pemberitaan online, karena mahasiswa saat ini generasi baru via teknologi dan berbagai medsos,” lanjutnya. (NS/PR)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221228-WA0020
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221229-WA0030
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221227-WA0005
TIPS AMANKAN DATA

Pemilu Serentak 2024

Pemilu Serentak 2024

Pemkab Banjar

pemkab banjar

Member JMSI

PWI

Network

LAINNYA