Imbas Banjir HST, Sejumlah Warga Terserang Penyakit

waktu baca 2 menit
Senin, 8 Jan 2024 17:57 0 141 Muhammad Hidayatullah

POJOKBANUA, BARABAI – Sejumlah warga tedampak banjir di Desa Masiraan, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mengeluhkan terserang penyakit kutu air imbas dari kebanjiran, Senin (8/1/2024).

Rupanya, sudah sepekan banjir menggenangi desa tersebut. Berbagai aktivitas masyarakat pun terdampak, baik sekolah maupun untuk bekerja.

Kasi Kesejahteraan dan Pelayanan Desa Masiraan, Muhammad Rifani mengungkapkan, setelah air mulai surut di Barabai banjir masuk ke desanya. Terhitung sejak Senin (1/1/2024) lalu sudah mulai menggenang.

Lebih lanjut, warga Desa Masiraan juga mulai mengeluhkan penyakit kutu air imbas dari genangan air itu. Walaupun sudah mulai berangsur surut dan sudah dilakukan pelayanan oleh tim kesehatan.

I WAYAN NURASTA WIBAWA
Ucapan Hari Raya Rosehan
Idul Fitri (1)
dprd ucapan lebaran
SEKWAN LEBARAN

“Saat ini masih banjir meski sudah mulai surut. Semoga tidak ada banjir susulan,” ungkapnya.

Rifani menjelaskan, di Desa Masiraan total ada empat RT yang terendam banjir dengan 227 Kepala Keluarga (KK) dan 690 jiwa. Sejumlah fasilitas yang sempat terendam di antaranya masjid, langgar, sekolah, kantor desa, posyandu, pondok pesantren dan rumah bidan desa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan HST, dr. Desfi Delfiana Fahmi menuturkan, pihaknya melalui Puskesmas Pandawan telah memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak banjir di Desa Jaranih dan Masiraan.

“Lokasinya terpusat di Kantor Pembakal dan rumah yang bisa dijangkau masyarakat,” paparnya

Lebih lanjut, untuk pengecekan kesehatan pertama dilakukan di Kantor Desa Jaranaih dan di rumah warga RT 5 dengan melakukan tensi darah, lalu memberikan obat sesuai dengan keluhan. Begitu pula di Desa Masiraan.

“Ada warga yang gatal karena kutu air yang disebabkan jamur karena kelamaan kakinya di dalam air,” lanjutnya.

Adapun pelayanan kesehatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat dan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya untuk mereka yang terdampak banjir.

Untuk perkembangan banjir HST saat ini, wilayah Kecamatan Pandawan sudah mengalami penurunan debit air.

Sedangkan wilayah Kecamatan Labuan Amas Utara (LAU) mengalami sedikit kenaikan, karena merupakan daerah hilir aliran sungai dan masih diguyur hujan. (MH/FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Muhammad Hidayatullah

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221228-WA0020
TIPS AMANKAN DATA
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221229-WA0030
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221227-WA0005

Member JMSI

Network

LAINNYA