iklan di pojokbanua

Harga dan Hasil Panen Karet Menurun, Petani Balangan Pilih Tanam Sayur

waktu baca 1 menit
Selasa, 30 Jan 2024 11:26 0 Alfiannoorrahman

POJOKBANUA, BALANGAN – Mayoritas petani di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel) beralih profesi. Terlebih, dari yang sebelumnya berkebun karet kini memilih fokus ke sayuran seperti cabai, tomat, kacang panjang dan terong. Ini terjadi lantaran tidak stabilnya harga karet.

IMG-20240616-WA0002

Salah satu mantan petani karet, Abdul Jaid membenarkan, alasan pindahnya petani karet karena harganya yang tidak stabil sejak beberapa tahun terakhir.

“Sekarang harga karet kisaran Rp6.000 sampai Rp8.000,” ujarnya kepada pojokbanua.com, Selasa (30/1/2024).

Apalagi ketika musim hujan tiba, petani tidak bisa menyadap karetnya. “Bukan cuma harga karet yang tidak stabil. Akan tetapi, hasil panen karet di beberapa tahun terakhir juga menurun,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, mayoritas petani di Kecamatan Awayan, terutama Desa Merah tempatnya tinggal memilih pindah haluan. Mereka menilai, lebih menjanjikan berkebun sayur dibandingkan karet.

“Di desa kami petani rela menebang pohon karetnya. Lahannya nanti akan digunakan untuk berkebun (sayur),” jelasnya.

Saat ini, di desanya sedang ramai berkebun untuk menanam cabai karena lebih berpotensi mendapat harga yang bagus dibanding tanaman lain. Di sisi lain, ketahanan hidupnya juga lebih dari setahun.(AL/KW)

Editor: Yuliandri Kusuma Wardani

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

2. Infografis sosmed 10 penyakit
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221225-WA0006
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221228-WA0020
IMG-20221227-WA0005
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221229-WA0030

Member JMSI

Network

LAINNYA