Endapan Lumpur Sulitkan Nelayan, DPRD Tala Dukung Pengerukan Alur Sungai

waktu baca 2 menit
Rabu, 24 Jan 2024 10:21 0 106 Hammad Shauf

POJOKBANUA, TANAH LAUT – Sudah beberapa waktu para nelayan khususnya di Desa Bawah Layung Kecamatan Kurau, Tanah Laut (Tala) merasakan kesulitan dalam beraktivitas lantaran adanya endapan lumpur di alur sungai tempat mereka hilir mudik mencari hasil tangkapan. Kondisi ini menyita atensi dari wakil rakyat agar dapat ditangani dengan baik.

“Pihak legislatif mendukung penuh adanya pengerukan alur sungai tersebut,” ucap Ketua Komisi II DPRD Tala, H. Junaidi kepada pojokbanua.com, Rabu (24/1/2024).

Dukungan tersebut semakin menguat, kala politisi PDI Perjuangan itu turut menghadiri rapat koordinasi (rakor) bersama pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya pada pekan lalu di Ruang Barakat Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Tala yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tala.

“Tentu kami berharap penanganan ini harus melalui perencanaan yang baik, termasuk perencanaan biayanya apabila memang menjadi kewenangan daerah,” lanjut Haji Junai, sapaan akrabnya.

Ucapan Hari Raya Rosehan
Idul Fitri (1)

Haji Junai pun mendorong pemerintah daerah melalui SKPD terkait agar melakukan koordinasi bersama pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III terkait upaya pengerukan alur sungai yang mencapai panjang sekitar 650 meter itu.

“Setahu kami, wewenang pengerukan ini ada di BWS. Satu sisi belum ada penganggaran terkait penanganan alur sungai pada APBD kita di 2024. Jadi, ini harus dikoordinasikan,” tambahnya.

Adapun, pihaknya menyatakan akan mendukung dan siap membahas terkait anggaran pengerukan tersebut jika ternyata memang menjadi kewenangan daerah.

“Namun, paling bisa diusulkan masuk di anggaran APBD 2025 dengan mengikuti proses perencanaan yang sudah ditentukan. Kalau anggaran perubahan 2024 tidak bisa, karena memerlukan dana sekitar 3-5 miliar rupiah. Terlalu besar untuk APBD perubahan,” jelasnya.

Ia berharap, masalah ini dapat terselesaikan demi kepentingan nelayan, sehingga tidak lagi menghambat dan mengganggu mereka dalam bekerja dan mencari nafkah. (HS/KW)

Editor: Yuliandri Kusuma Wardani

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221227-WA0005
IMG-20221228-WA0020
IMG-20221225-WA0006
2. Infografis sosmed 10 penyakit
1. Infografis sosmed 10 penyakit
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221229-WA0030

Member JMSI

Network

LAINNYA