iklan di pojokbanua

Empat Produk UMKM Kabupaten Banjar Tembus Ekspor di Negara Azerbaijan

waktu baca 3 menit
Jumat, 10 Mei 2024 17:50 0 Wahyu Firdha

POJOKBANUA, MARTAPURA – Dari ribuan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Banjar, hanya empat produk yang akan mengikuti acara di Republik Azerbaijan, mulai 15-17 Mei 2024 mendatang.

Azerbaijan merupakan sebuah negara di Kaukasus, persimpangan Eropa dan Asia Barat Daya. Berbatasan dengan Rusia di sebelah utara, Georgia dan Armenia di barat dan Iran di selatan.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Banjar, Hj Nurgita Tiyas merasa bangga dengan diikut sertakan produk UMKM Kabupaten Banjar ke luar negeri.

“Alhamdulillah, produk UMKM Kabupaten Banjar ini ternyata bisa ikut event ekspor. Mudah-mudahan, ke depan makin banyak produk UMKM yang bisa menembus pasar ekspor,” ucap Gita kepada pojokbanua.com.

Pertemuan pelaku UMKM dengan Ketua Dekranasda Banjar dengan Indonesia Event Channel dan pelaku UMKM. (Foto: Wahyu/pojokbanua.com)

Dia meminta, para UMKM lebih giat lagi untuk mempertahankan kualitas. Berkomitmen akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi. “Memang ada proses kurasi dan seleksi. Senin nanti kita jadwalkan untuk rekan-rekan dari eksportir ini, melihat produk-produk yang ada di DLaris Manis,” lanjutnya.

Kata dia, DLaris manis mengantarkan produk-produk UMKM untuk bisa menembus pasar ekspor. Berharap, ada buyer dan investor yang tertarik berinvestasi di Kabupaten Banjar.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar, I Gusti Made Suryawati menyerahkan produk UMKM kepada Indonesia Event Channel (IEC), pada Jumat (10/5/2024).

“Ini secara simbolis bahwa kita menyerahkan atau mengirimkan barang pelaku usaha mikro Kabupaten Banjar yang lolos seleksi di Indonesia untuk pameran di Azerbaijan,” ungkap I Gusti Made.

Ada tiga pelaku usaha yang berhasil lolos dengan empat produk yaitu Abon Haruan (Abon Gabus), Kerupuk Haruan, Kopi Datu dan Keripik Pisang Albana.

“Kami berharap produk ini mendapat pengakuan di sana, menarik minat pembeli, dan menghasilkan transaksi. Jika diminati banyak, kami dapat meningkatkan lagi ekspor ke sana. Ini merupakan kesempatan bagi UMKM Kabupaten Banjar untuk memasuki Pasar Azerbaijan,” bebernya.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Indonesia Event Channel, Dwi Rayindra Marchiano menerangkan, barang-barang sudah dikirimkan dan IEC juga akan mengirimkan perwakilan pada tanggal 12 Mei.

Pemilihan produk UMKM Kabupaten Banjar didasarkan pada kekhasan produk Kalimantan Selatan (Kalsel) seperti kerupuk ikan gabus, abon ikan gabus, dan kopi khas daerah.

“Kami berharap produk-produk ini cocok dengan Pasar Azerbaijan yang konsumtif dan memiliki preferensi rasa Asia,” tuturnya.

Dalam konteks ekspor, penting bagi pembeli untuk mencicipi produk terlebih dahulu sebelum membeli. “Jadi, pertimbangan kami adalah untuk memperkenalkan rasa produk kepada pembeli di Azerbaijan,” sambungnya.

IEC adalah asosiasi nirlaba yang bertujuan untuk membantu pengusaha UMKM dalam ekspor melalui kolaborasi dan bantuan market di luar negeri, khususnya saat pandemi COVID-19. (WF/KW)

Editor: Yuliandri Kusuma Wardani

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221228-WA0020
IMG-20221229-WA0030
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221225-WA0006
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221227-WA0005
1. Infografis sosmed 10 penyakit
TIPS AMANKAN DATA

Member JMSI

Network

LAINNYA