DPRD Klaim Kabupaten Banjar Nomor 2 Terbawah Penyumbang PAD

waktu baca 2 menit
Kamis, 8 Feb 2024 16:47 0 Wahyu Firdha

POJOKBANUA, MARTAPURA – Ketua Komisi II DPRD Banjar, Irwan Bora mengklaim, Kabupaten Banjar menjadi nomor 2 terbawah untuk penyumbang PAD dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Hal itu disampaikan usai Komisi II DPRD Banjar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT BPR Martapura Banjar Sejahtera, Perumda Pasar Bauntung Batuah (PBB), PTAM Intan Banjar dan Bank Kalsel Cabang Martapura, Rabu (7/2/2024).

“Saat ini, kita memang mengundang khusus untuk perbankan yang sifatnya pelayanan dan juga perlu adanya penyertaan modal dari Pemkab Banjar,” ujarnya.

Di sisi lain, karena wilayah Kabupaten Banjar cukup luas, sementara pembagian deviden dari perusahaan sangat kecil, termasuk Bank Kalsel.

Info Iklan
Resize-2880-x-720-GENERIK-PP-2024

“Semoga adanya RDP ini kita bisa berkolaborasi, bersinergi dan menyamakan persepsi untuk meningkatkan PAD Kabupaten Banjar,” harapnya.

Beberapa masukkan juga disampaikan Politisi Fraksi Gerindra ini, di antaranya PTAM Intan Banjar. Menurutnya, pendistribusian air bersih di wilayah Kecamatan Pengaron dan Sungai Tabuk sangat minim.

“Untuk itu, kita bahas agar dapat meningkatkan pelayanan di wilayah sekitar sana,” imbuhnya.

Terkait penyaluran program Kredit Usaha Rakyat Martapura Maju Mandiri Agamis (Kurma Manis) dari PT BPR Martapura Banjar Sejahtera pun turut disoroti oleh Komisi II DPRD Banjar.

“Karena tanpa anggunan atau bunga. Jadi, jangan sampai terjadi masalah di kemudian hari. Penyalurannya harus tepat sasaran,” ucapnya.

Tak hanya itu, Perumda PBB Kabupaten Banjar juga mendapat masukan terkait evaluasi terhadap pasar yang dikelola.

“Menurut laporan yang disampaikan Direktur Utama Perumda PBB, disinyalir sebanyak 16 pasar yang dikelolanya rata-rata adalah pasar tua,” imbuhnya.

Meski Pasar Bauntung Batuah menjadi ikon di Kabupaten Banjar, namun sayangnya banyak toko-toko yang kosong.

“Hal ini tentu harus ada terobosan terbaru agar toko-toko yang kosong dapat terisi oleh para pedagang atau pelaku usaha mikro,” pungkasnya.(WF/KW)

Editor: Yuliandri Kusuma Wardani

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221228-WA0020
TIPS AMANKAN DATA
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
2. Infografis sosmed 10 penyakit
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221229-WA0030
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221225-WA0006

Pemilu Serentak 2024

Pemilu Serentak 2024

Pemkab Banjar

pemkab banjar

Member JMSI

PWI

Network

LAINNYA