Dinsos Banjarbaru Raih Penghargaan Terbaik Pengelolaan Data PSKS dan PPKS

waktu baca 2 menit
Kamis, 12 Okt 2023 08:05 0 155 Fikri Noor

POJOKBANUA, BANJARBARU – Pemko Banjarbaru melalui Dinas Sosial (Dinsos) meraih penghargaan Terbaik III dalam pendataan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) lingkup Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Penghargaan itu diserahkan saat penyelenggaraan Rapat Koordinasi Supervisor dan Petugas Data Aplikasi Terpadu Sosial Banua (Datu Soban) yang diselenggarakan Dinsos Kalsel, Selasa (10/11/2023) kemarin.

Kepala Dinsos Banjarbaru, Rokhyat Riyadi, mengungkapkan bahwa penghargaan Data PPKS dan PSKS itu diterima oleh pihaknya sebagai operator dan supervisor pengelolaan aplikasi Datu Soban.

Di mana aplikasi tersebut, ucapnya, memberikan akses kemudahan bagi instansi lainnya, dan dapat membantu dalam proses penyaluran bantuan, serta infomasi umum bagi masyarakat maupun akademisi.

Ucapan Hari Raya Rosehan
Idul Fitri (1)

“Aplikasi Datu Soban ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam pemanfaatan teknologi informasi (digitalisasi) dan integrasi dalam pengelolaan data yang kemudian menentukan rencana strategis pembangungan daerah,” ucapnya saat ditemui, Rabu (11/10/2023).

Adapun dalam tugasnya, Dinsos Banjarbaru melakukan verifikasi dan validasi data sehingga tersajinya data karakter individu yang dilengkapi dengan foto dan titik koordinat 26 jenis PPKS dan 12 jenis PSKS di aplikasi Datu Soban. Sehingga data tersebut dapat dimanfaatkan oleh SKPD lain, swasta, akademisi dan masyrakat luas.

“Dengan data yang valid ini, program-program pemerintah, khususnya yang dilaksanakan Dinas Sosial menjadi tepat sasaran terhadap setiap penerima manfaat serta dapat memaksimalkan potensi dan sumber kesejahteraan sosial,” lanjutnya.

Kinerja apik Dinsos Banjarbaru dalam upaya pemuktahiran data PPKS dan PSKS lewat raihan penghargaan ini turut diapresiasi Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin. Ia sendiri terus mendorong data PPKS dan PSKS khususnya di Banjarbaru dapat mencapai status muktahir dan akurat.

“Karena jika data ini sudah muktahir dan akurat, sangat memudahkan kita dalam mengambil kebijakan kebijakan dalam ruang lingkup pemberian bantuan sosial bagi masyarakat Banjarbaru,” tuntasnya. (FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

1. Infografis sosmed 10 penyakit
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221225-WA0006
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221229-WA0030
IMG-20221228-WA0020

Member JMSI

Network

LAINNYA