iklan di pojokbanua

Diduga Prajurit TNI Pukuli Remaja yang Hendak Tawuran

waktu baca 2 menit
Minggu, 19 Mar 2023 13:25 0 Yuliandri Kusuma Wardani

POJOKBANUA, SURABAYA – Video prajurit TNI diduga memukuli sejumlah pemuda di Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim) belum lama tadi beredar luas di Twitter. Beberapa pemuda nampak tiarap di tanah tanpa mengenakan kaos saat malam hari.

IMG-20240616-WA0002

Sekelompok pemuda tersebut sebelumnya diduga tertangkap usai konvoi dengan membawa celurit di Sidoarjo.

Satu per satu pemuda kemudian diminta untuk berdiri. Selanjutnya, mereka ditendang dan dipukuli oleh diduga prajurit TNI itu hingga terperosok ke semak-semak.

“Ngapain main-main. Mau tawuran ke mana?” kata prajurit TNI yang belum diketahui namanya itu sembari memukul.

Dikutip dari kompas.com, Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Kolonel Arm Adekson mengaku, pihaknya masih mendalami video tersebut dan meminta masyarakat untuk melapor ke instansi militer terdekat apabila menemui peristiwa serupa.

“Masih kita dalami,” kata Adekson, Kamis (16/3/2023).

Namun, menurutnya keterlibatan TNI membantu kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) seperti di Sidoarjo ini bisa dilakukan.

“Bisa, karena ada tugas perbantuan,” tuturnya.

Kasi Humas Polrestas Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono menyampaikan, pihaknya belum mengetahui soal lokasi di mana video diduga prajurit TNI itu memukuli sejumlah pemuda yang disebut-sebut akan konvoi dengan membawa celurit.

Namun, dua pemuda yang mengayun-ayunkan celurit, pada Senin (13/3/2023) sudah ditangkap oleh Polresta Magelang.

“Mereka adalah FS (18) asal Balongbendo dan D, lelaki 20 tahun asal Krian,” kata Novi ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (16/3/2023).

FS dan D adalah dua pemuda dari kelompok yang rencananya melakukan tawuran dengan kelompok lain. Kedua kelompok tersebut, awalnya saling tantang di medsos dan FS bersama D pergi ke jalanan untuk mencari lawan.

Namun, pertemuan antara kelompok FS dan D dengan kelompok lain tidak berujung dengan tawuran. “Karena tindakan mereka yang mengacungkan senjata tajam meresahkan masyarakat, maka polisi mengungkap kasus viral ini,” lanjutnya.

Selanjutnya, FS dan D dijerat dengan ancaman pidana sepuluh tahun penjara sesuai Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. (KW)

Editor: Yuliandri Kusuma Wardani

Yuliandri Kusuma Wardani

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221228-WA0020
IMG-20221227-WA0005
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
TIPS AMANKAN DATA
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221229-WA0030

Member JMSI

Network

LAINNYA