harjad bjb idul ftr 1445 PB
harjad bjb idul ftr PB

Densus 88 dan FKPT Beri Usaha Ternak Lele ke Orang Tua Teroris

waktu baca 3 menit
Jumat, 11 Mar 2022 10:44 0 123 Nanang Apidae

POJOKBANUA, BANJARMASIN – Densus 88 dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengunjungi kediaman orang tua teroris di kawasan Benua Anyar, Banjarmasin Utara, Kamis (10/3/2022) kemarin.

Idul Fitri (1)
harjad bjb - m ikhsan
harjad bjb - gt manggis
harjad bjb - t baskoro
harjad bjb - rsd idaman
IMG-20240420-WA0002
IMG-20240420-WA0007

Kunjungan mereka ini, merupakan bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap pelaku terorisme, termasuk keluarga pelaku yang menjadi korban dalam kejadian ini.

Kunjungan mereka melakukan pembinaan, mengedukasi dan mengubah paradigma pandangan masyarakat terkait paham radikalisme dan terorisme.

Orang tua teroris ND berinisial BD mengaku, senang dan menyambut baik kedatangan ini dan bersyukur mendapat bantuan usaha berupa 1.500 ikan lele beserta keramba di samping kediamannya.

“Alhamdulilah, saya sangat senang dan bersyukur mendapatkan usaha ini. Sebelumnya, kerja serabutan tak jelas, pernah jadi tani bahkan tak ada pekerjaan. Misalkan dapat uang Rp100 ribu, harus bisa bertahan beberapa hari mendatang sampai mendapat pekerjaan lagi. Itupun masih kurang untuk makan sehari- hari dan bertahan hidup,” ujarnya.

Kata dia, pelajaran yang bisa dipetik dari kasus anaknya yakni menjadi pembelajaran kepada orang tua lainnya. Salah satunya, mencegah anak agar tak terjerumus ke jalan yang salah. Komunikasi dan keterbukaan antara orang tua dan anak.

“Lebih bijak dan pintar memilih teman. Apakah teman kita membawa ke arah kejahatan atau kebaikan,” imbuhnya.

BD berterima kasih, kepada BNPT dan FKPT yang selalu memberi pendampingan dan pembinaan kepada dirinya.

“Selama beberapa bulan ini, saya selalu mendapat bantuan bibit ikan lele untuk berwirusaha sambil menunggu anak bebas,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Pemuda dan Pendidikan FKPT Kalsel, Hafizh Ridho menyampaikan, anak mereka yang terpapar jaringan radikalisme itu merupakan korban. Sehingga, semua yang menyimpang, pendampingan keluarga teroris adalah tanggung jawab bersama.

“Kita tidak ingin kejadian seperti ini (terorisme) dan semua orang tidak mau kejadian ini terulang kembali. Ambil hikmah setiap kejadian ini,” bebernya.

Menurutnya, pembinaan terhadap keluarga teroris sangat penting. Di luar sana, mereka menjadi perbincangan banyak orang, makanya kita berikan modal usaha sesuai keinginan dan kemampuan masing-masing.

“Kita mencoba melakukan berbagai cara pendekatan yang bagus dan humanis,” ucapnya.

Saat ini, pelaku ND dipidana selama 8 tahun di Rutan Cipinang Jakarta. Densus 88 memberikan fasilitas untuk mengetahui kabar antara pelaku dan kedua orang tuanya melalui panggilan video.

Diketahui, ND merupakan seorang teroris yang diamankan tim Densus 88 pada tahun 2022 lalu. ND tergabung jaringan ISIS. Pelaku utama penyerangan kantor polisi dan menewaskan seorang polisi di Daha Selatan.

Pelaku utama AR (19) yang tergabung dalam jaringan ISIS meninggal di tempat, saat dilumpuhkan pihak kepolisian. ND dibekuk di kediamannya di Banjarmasin tahun 2020 dan sekarang telah berusia 23 tahun.

Diduga, ND sudah terpapar radikalisme dan terorisme sejak duduk di bangku sekolah.(NS/KW)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

2. Infografis sosmed 10 penyakit
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221229-WA0030
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221228-WA0020
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221225-WA0006
TIPS AMANKAN DATA

Member JMSI

Network

LAINNYA