Dapat Sanksi dari Asprov PSSI Kalsel, Persebaru Ajukan Banding

waktu baca 2 menit
Kamis, 13 Jan 2022 20:34 0 95 Hasanuddin

POJOKBANUA, BANJARBARU – Persatuan Sepak Bola Banjarbaru (Persebaru) mengajukan banding menyusul diberikannya sanksi dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kalsel karena dianggap memakai pemain tidak sah.

Padahal, Persebaru telah tampil gemilang dalam tiga laga penyisihan grup piala Soeratin U-17 2021/2022 Zona Kalsel.

Ketua Komisi Disiplin Asprov PSSI Kalsel, Bujino A Salan mengeluarkan surat keputusan, pada 11 Januari 2022.

Dalam surat itu, Persebaru U-17 telah memainkan pemain yang sudah berkompetisi di Soeratin U-17 Asprov PSSI Jawa Barat dan memperkuat Bone FC.

I WAYAN NURASTA WIBAWA
Ucapan Hari Raya Rosehan
Idul Fitri (1)
dprd ucapan lebaran
SEKWAN LEBARAN

Keputusan Asprov PSSI Kalsel ini merupakan tindak lanjut dari pelaporan yang dilakukan tiga tim sekaligus yakni Kotabaru FC, Persetab Tabalong dan Peseban Banjarmasin.

Ketiganya, merupakan tim yang telah menelan kekalahan saat melawan Persebaru dalam fase babak penyisihan grup beberapa hari lalu.

Alhasil, Persebaru dikenakan sanksi denda sebesar Rp30 juta untuk tiap pemain yang tidak sah. Secara resmi, dilarang mengikuti piala Soeratin U-17 di tahun berikutnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Persebaru, Wartono sangat menyayangkan langkah yang diambil oleh Komdis Asprov PSSI Kalsel.

Menurutnya, keputusan itu diambil tanpa adanya konfirmasi terlebih dulu kepada pihaknya maupun manajemen klub.

“Kami tidak pernah dikonfirmasi, baik itu secara lisan maupun tulisan. Tetiba, kami menerima surat sanksi,” ujarnya, Kamis (13/1/2022).

Wartono menyatakan, menolak surat keputusan dan sanksi kepada Persebaru. Sehingga, pihaknya bakal balik melayangkan surat banding kepada Asprov PSSI Kalsel.

Klub sepak bola binaannya, dianggap telah memenuhi prosedur dan tidak melanggar apa yang disangkakan dalam sanksi.

Perihal keikutsertaan, Persebaru telah mengacu pada regulasi yang dikeluarkan Asprov PSSI Kalsel. Di mana jika mengacu pada poin keempat disampaikan ihwal pendaftaran klub, pemain dan official melalui SIAP.

“Melalui surat banding ini, kami berharap PSSI dapat mengoreksi keputusannya. Serta, menganulir surat yang telah dikeluarkan,” tandasnya. (SB/KW)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221225-WA0006
2. Infografis sosmed 10 penyakit
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221228-WA0020
IMG-20221229-WA0030

Member JMSI

Network

LAINNYA