harjad bjb idul ftr 1445 PB
harjad bjb idul ftr PB

Bermula dari Cekcok, Simak Kronologi Perkelahian Berdarah di Guntung Manggis

waktu baca 2 menit
Senin, 7 Agu 2023 12:00 0 120 Fikri Noor

POJOKBANUA, BANJARBARU – Perkelahian berdarah yang terjadi di Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin pada Sabtu (5/8/2023) disinyalir bermula dari cekcok.

Idul Fitri (1)
harjad bjb - m ikhsan
harjad bjb - gt manggis
harjad bjb - t baskoro
harjad bjb - rsd idaman
IMG-20240420-WA0002
IMG-20240420-WA0007

Kapolres Banjarbaru, AKBP Dody Harza Kusumah melalui Kasi Humas, AKP Syahruji mengatakan bahwa baik pelaku berinisial MO (25) dan MR (23) dan korban berinisial HL (24), diduga sama-sama dalam pengaruh minuman keras (miras).

Sebelum perkelahian berdarah itu terjadi, MO bersama teman-temannya datang dari Banjarmasin dalam keadaan mabuk.

“Di sebuah warung tuak di Jalan Pasar Yon, Kelurahan Guntung Manggis, juga terdapat korban HL dan teman-temannya berada di warung itu dalam keadaan mabuk,” ujar Syahruji di Banjarbaru, Senin (7/8/2023) pagi.

Tak lama kemudian, terjadilaj perselisihan antara teman MO dengan teman HL. Tak lama, MO juga terlibat cekcok dengan HL dan terjadilah perkelahian.

“Karena diminta pemilik warung untuk keluar, MO kemudian berjalan ke parkir kendaraan bermotor dan korban HL mengejar MOZ sehingga terjadilah perkelahian di parkir kendaraan bermotor,” beber Syahruji.

Setelah terlibat perkelahian, MO lantas mengeluarkan pisau jenis badik dan menusukkannya ke tubuh HL. Korban pun mencoba untuk menjauhi MO dan tak lama kemudian MR pun mengejar HL dan menebaskan parang ke tubuh HL.

“Kemudian pelaku MR dan MO melarikan diri meninggalkan warung. MO diketahui sempat kabur ke Kabupaten Tapin,” ungkap Syahruji.

Pelarian MO dan juga MR pun berakhir. Kini keduanya dibekuk di Polres Banjarbaru untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Berdasarkan hasil interogasi, MO mengaku bahwa alasannya menghabisi nyawa HL dalam pengaruh miras, lantaran tersinggung dengan ucapan HL yang menantangnya berkelahi.

Selain itu, MO mengaku bahwa sajam jenis badik dan paranh merupakan miliknya. Ia membawa sajam ini untuk menjaga diri karena pernah dikeroyok.

“MO mengatakan bahwa menusukan pisau jenis badik ke daerah badan korban berkali-kali sehingga korban banyak mengeluarkan darah. Sementara MR mengatakan bahwa menebaskan sekali parang yang dibawanya ke arah lengan sebelah kiri korban,” tutup Syahruji. (FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221227-WA0005
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221225-WA0006
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221229-WA0030
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221228-WA0020
2. Infografis sosmed 10 penyakit

Member JMSI

Network

LAINNYA