iklan di pojokbanua

Belum Tingkatkan Status Karhutla, Wali Kota Banjarbaru: Ada Penilaian, Belum jadi Darurat

waktu baca 2 menit
Jumat, 29 Sep 2023 14:07 0 Fikri Noor

POJOKBANUA, BANJARBARU – Status kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Banjarbaru hingga kini masih siaga.

Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin mengungkapkan alasan mengapa Kota Idaman belum dapat menaikkan status karhutla dari siaga menjadi darurat karhutla.

Ia menjelaskan, ada penilaian tertentu yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, yang belum merujuk pada peningkatan status darurat. Hal ini mencuat usai rapat koordinasi yang dipimpin Sekda Banjarbaru sebagai Kepala BPBD Banjarbaru, beberapa waktu lalu.

“Ada beberapa faktor, jadi kita mendapat masukan dari TNI, Polri, BPBD dan instansi terkait. Semuanya memberikan masukan, dan akhirnya belum merujuk pada (status) darurat karhutla,” ujar Aditya di Banjarbaru, Jumat (29/9/2023) pagi.

Orang nomor satu di Banjarbaru ini menambahkan, peningkatan status menjadi darurat karhutla diberlakukan berimbas pada digunakannya biaya tidak terduga (BTT).

“Kalau (status) darurat baru bisa menggunakan dana BTT,” tegas Aditya.

Kendati demikian, dia memastikan bahwa unsur TNI, Polri hingga BPBD masih diterjunkan di lapangan, untuk penanganan karhutla. Aditya juga menginstruksikan BPBD dan Tagana untuk membantu personel yang ada di lapangan.

“Termasuk membuka dapur umum untuk petugas di lapangan,” lugasnya.

Berdasarkan data, hingga 26 September 2023 tercatat luas lahan yang terbakar akibat karhurla sebesar 850,1 hektare. Dengan total kejadian sebanyak 371 kali kejadian.

Sebelumnya pada Kamis (28/9/2023), Ketua Komisi III DPRD Banjarbaru, Emi Lasari menyarankan agar BPBD Banjarbaru memberikan rekomendasi untuk peningkatan status karhutla di Banjarbaru. Hal ini mengacu pada semakin meningkatnya intensitas dan luasan karhutla.

“Kita minta BPBD untuk memberikan rekomendasi ke wali kota untuk meningkatkan status kebencanaan menjadi darurat bencana,” ucap Emi.

Emi menjelaskan, indikator untuk meningkatkan status karhutla sudah cukup jelas. Di mana, jumlah kejadian kebakaran intensitasnya semakin meningkat dalam dua bulan ini.

Selain itu, dampak asap karena karhutla juga sudah sangat mengganggu, baik itu kondisi udara yang dapat berakibat buruk untuk kesehatan. Serta cukup mengganggu aktivitas penerbangan di mana cukup banyak penerbangan di jam-jam tertentu yang tertunda.

“Personel BPBD dan relawan kita sudah tidak mampu menjangkau semua titik karena keterbatasan SDM, peralatan dan perlengkapan,” tutup Emi. (FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

2. Infografis sosmed 10 penyakit
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221228-WA0020
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221229-WA0030
IMG-20221225-WA0006
PENJUALAN ROKOK BATANGAN

Member JMSI

Network

LAINNYA