iklan di pojokbanua

Belasan Ribu Karyawan Meta Dipecat, Ada Apa?

waktu baca 2 menit
Minggu, 13 Nov 2022 22:31 0 Nanang Apidae

POJOKBANUA, JAKARTA – Meta menaungi Facebook, Instagram dan Whatsapp. CEO Meta, Mark Zuckerberg mengumumkan telah memecat 11.000 karyawan dan langsung meminta maaf.

“Hari ini saya membagikan beberapa perubahan tersulit yang telah kami buat dalam sejarah, Meta dan Saya telah memutuskan untuk mengurangi ukuran tim kami sekitar 13 persen dan melepaskan lebih dari 11.000 karyawan berbakat kami.” ujarnya dliansir dari detik.com, Sabtu (12/11/2022).

Kata dia, seperti kebanyakan perusahaan teknologi, Meta secara agresif merekrut karyawan baru selama pandemi untuk memenuhi lonjakan penggunaan media sosial (medsos), lantaran pengguna harus di rumah saja selama lockdown.

Akan tetapi, bisnis telah menurun tahun ini karena pengiklan dan konsumen mengurangi pengeluaran lantaran lonjakan kenaikan harga barang dan jasa, serta suku bunga yang meningkat pesat.

“Saya ingin bertanggung jawab atas keputusan ini dan bagaimana kami sampai di sini. Saya tahu ini sulit untuk semua orang, dan saya terutama minta maaf kepada mereka yang terkena dampak,” imbuhnya.

Ia menyebut, ini adalah saat yang menyedihkan dan tidak ada jalan lain untuk itu. “Kepada mereka yang pergi, saya ingin mengucapkan terima kasih sekali lagi atas semua yang telah Anda berikan ke tempat ini,” lanjutnya.

Bapak dua anak itu memastikan, karyawan yang terkena dampak akan menerima 16 minggu gaji ditambah dua minggu tambahan untuk setiap tahun layanan. Meta akan menanggung asuransi kesehatan selama enam bulan.

“Meta turut menanggung biaya perawatan kesehatan untuk karyawan beserta keluarga selama enam bulan. Karyawan yang terkena dampak juga akan menerima saham mereka yang ditetapkan pada 15 November,” terangnya.

Selain PHK, perusahaan juga akan mengurangi ruang kantor, menurunkan pengeluaran diskresioner, dan memperpanjang pembekuan perekrutan hingga kuartal pertama untuk mengendalikan pengeluaran.

Namun, erusahaan tidak mengungkapkan biaya yang dikeluarkan untuk PHK. Angka itu termasuk dalam perkiraan pengeluaran 2022 yang diumumkan sebelumnya antara USD 85 miliar dan USD 87 miliar. (NS/KW)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221228-WA0020
TIPS AMANKAN DATA
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221225-WA0006
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221229-WA0030

Member JMSI

Network

LAINNYA