Banjarbaru Masuk Indeks Kerawanan Netralitas ASN Tinggi, Pengamat Politik Pertanyakan Parameter Bawaslu RI

waktu baca 2 menit
Rabu, 27 Sep 2023 20:08 0 263 Fikri Noor

POJOKBANUA, BANJARBARU – Rilis Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI yang menyebut Banjarbaru memiliki indeks kerawanan netralitas aparatur sipil negara (ASN) di peringkat ke-16 dengan indeks 27,40 tentunya mengejutkan semua pihak.

Salah satunya pengamat politik di Banjarbaru, Muhammad Wahyu NZ. Dia lantas mempertanyakan parameter yang digunakan Bawaslu RI yang menjadikan Kota Idaman menjadi salah satu daerah dengan indeks kerawanan netralitas ASN yang tinggi.

“Karena selain berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan publik kepada ASN, isu tersebut tentu juga akan menimbulkan ketidaknyamanan kalangan ASN,” ucapnya saat dihubungi pojokbanua.com, Rabu (27/9/2023) siang.

Wahyu berpandangan, sangat krusial bagi Bawaslu untuk dapat memberikan penjelasan kepada publik secara baik, disertai basis argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

I WAYAN NURASTA WIBAWA
Ucapan Hari Raya Rosehan
Idul Fitri (1)
dprd ucapan lebaran
SEKWAN LEBARAN

Di sisi lain, mantan Komisioner KPU Banjabraru ini juga mempertanyakan jika ada asumsi bahwa sebagian besar penduduk Banjarbaru merupakan ASN. Wahyu menyebutkan bahwa asumsi ini sulit diterima.

“Saya tidak mengetahui basis data apa atau mana yang dipergunakan sehingga menyatakan sebagian besar penduduk Banjarbaru adalah ASN,” tegasnya.

Kendati demikian, Wahyu menjelaskan, dalam konteks pencegahan perlu dilakukan penguatan netralitas ASN. Terlebih lagi pada tahun 2022 lalu sudah terbit Surat Keputusan Bersama (SKB) antara MenPAN-RB, Mendagri, BKN, Komisi ASN, dan Bawaslu tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai ASN dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan.

Di sisi lain, Wahyu menerangkan, rilis tersebut juga perlu disikapi secara bijaksana, yakni dalam konteks sebagai sebuah peringatan dini. Tidak sebatas bagi ASN, namun bagi seluruh pemangku kepentingan pemilu.

“Perlu kesadaran setiap pihak tentang posisi dan perannya masing-masing,” tutup Wahyu. (FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221228-WA0020
IMG-20221225-WA0006
TIPS AMANKAN DATA
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221229-WA0030
2. Infografis sosmed 10 penyakit
1. Infografis sosmed 10 penyakit

Member JMSI

Network

LAINNYA