harjad bjb idul ftr 1445 PB
harjad bjb idul ftr PB

Baksos RSHD Barabai, 16 Warga Dapatkan Operasi Gratis Celah Bibir dan Lelangit

waktu baca 2 menit
Senin, 12 Feb 2024 11:22 0 140 Muhammad Hidayatullah

POJOKBANUA, BARABAI – Rumah Sakit Umum Daerah Haji Damanhuri (RSHD) Barabai menggelar bakti sosial (baksos) operasi celah bibir dan lelangit secara gratis untuk masyarakat, Senin (12/2/2024).

Idul Fitri (1)
harjad bjb - m ikhsan
harjad bjb - gt manggis
harjad bjb - t baskoro
harjad bjb - rsd idaman
IMG-20240420-WA0002
IMG-20240420-WA0007

Baksos ini digelar bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST), Pengurus Persatuan Dokter Gigi Indonesia dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin (Unhas) dan berbagai pihak terkait.

Direktur RSHD Barabai, dr Nanda Sujud Andi Yudha Utama mengatakan, tercatat ada 16 pasien kasus celah bibir dan lelangit dioperasi secara gratis dalam baksos kali ini.

Mereka yang dioperasi merupakan bayi yang terlebih dahulu mendaftarkan diri sebagai peserta dalam baksos ini dengan melengkapi sejumlah dokumen yang diperlukan.

Mulai dari tahap skrining yang berlangsung pada 5-9 Februari 2024. Berlanjut pada tahap pelaksanaan pada 10 Februari 2024. Para pasien pun telah diperiksa dan dinyatakan sehat pada saat akan dioperasi.

“Untuk kasus celah bibir, syaratnya bayi minimal umur 3 bulan dengan berat badan 5 kilogram. Sedangkan kasus celah lelangit, bayi minimal umur 1,5 tahun dengan berat badan 10 kilogram,” katanya.

dr Nanda berharap, acara baksos ini dapat terus berlanjut dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Di samping sebagai ajang promosi pelayanan RSHD Barabai yang saat ini sudah bisa melakukan pelayanan operasi bibir sumbing dan celah langit.

Sementara itu, Dewan Pakar Pengurus Besar (PB) PDGI periode 2022-2025, Prof. Dr. drg. Rosihan Adhani yang hadir dalam kegiatan turut menyambut baik dilaksanakannya kegiatan baksos ini. Ia juga mengapresiasi RSHD Barabai yang bisa jadi pelopor dalam kemajuan.

Menurutnya, kasus bibir sumbing dan celah lelangit ini cukup banyak di daerah Kalimantan Selatan (Kalsel) dan mereka sangat memerlukan pelayanan medis untuk bisa melakukan pemulihan terhadap kecacatan ini.

“Inisiatif dan layanan selama ini dibandingkan dengan kebutuhan masih dirasakan sangat kurang,” katanya.

Dirinya bersyukur, adanya rintisan dan juga upaya yang dilaksanakan berbagai pihak yang berkolaborasi ini telah membuahkan hasil dengan terlaksananya operasi baksos, walaupun baru 16 orang.

“Semoga kegiatan ini akan terus bisa dilanjutkan,” harapnya.

Demi pembangunan di Kalsel, pihaknya juga siap mensupport berlangsungnya kegiatan-kegiatan seperti ini. Terlebih, syukur lagi apabila Barabai bisa jadi pusat dalam penanganan celah bibir dan lelangit. (MH/FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Muhammad Hidayatullah

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

2. Infografis sosmed 10 penyakit
TIPS AMANKAN DATA
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221227-WA0005
1. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221229-WA0030
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221228-WA0020

Member JMSI

Network

LAINNYA