iklan di pojokbanua

Ancam Gelar Aksi Lebih Besar, Mahasiswa Ingatkan DPRD Banjarbaru

waktu baca 2 menit
Rabu, 7 Sep 2022 13:28 0 Fikri Noor

POJOKBANUA, BANJARBARU – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Banjarbaru telah menyampaikan tuntutannya kepada Ketua DPRD Banjarbaru, Fadliansyah Akbar, di halaman Gedung DPRD Banjarbaru, Rabu (7/9/2022) siang.

IMG-20240616-WA0002

Koordinator Aliansi Mahasiswa Banjarbaru, Cahyono Oni Varandi menyampaikan tuntutan menolak kenaikan harga BBM yang berimbas pada naiknya berbagai harga kebutuhan pokok di pasaran. Serta mengembalikan harga BBM ke harga semula.

“Terbukti dalam sidang rakyat hari ini, wakil rakyat di DPRD Banjarbaru belum mengkaji dan belum memberi sikap apapun terhadap isu nasional yang dampaknya sampai ke Banjarbaru,” kata Cahyono.

Cahyono sendiri telah menyampaikan tuntutan dari aliansi kepada Ketua DPRD Banjarbaru. Ia mengancam, jika tuntutan ini tidak dipenuhi, aksi serupa akan kembali digelar.

“Kami akan melakukan aksi kembali di sini, dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi,” tegasnya.

Tak lama usai mahasiswa membubarkan diri, Ketua DPRD Banjarbaru Fadliansyah Akbar langsung menyatakan sikap dalam konferensi pers sesuai tuntutan mahasiswa. Yaitu, menolak kenaikan harga BBM.

“Kami nyatakan bahwa kami siap menyampaikan tuntutan rakyat untuk menolak kenaikan BBM serta berdiskusi dengan komisi terkait mengenai dampak kenaikan BBM,” kata Fadliansyah.

Berikut isi tuntutan dan rekomendasi dari Aliansi Mahasiswa Banjarbaru kepada DPRD Banjarbaru sebagai berikut:

Tuntutan:
1. Mengembalikan dan menormalkan harga BBM
2. Membuat peraturan tentang BBM bersubsidi agar tepat sasaran
3. Menindak penyalahgunaan BBM secara tegas dan transparan
4. Membentuk tim atau badan pengawas yang bertugas untuk memberantas mafia dan penimbun BBM
5. DPRD Kota Banjarbaru menyampaikan aspirasi dan tuntutan kepada DPRD Provinsi Kalimantan Selatan agar disampaikan ke DPR RI
6. Ketua DPRD Kota Banjarbaru beserta jajarannya mengadakan konferensi pers menyatakan penolakan harga BBM dalam kurun waktu 1×24 jam setelah penandatanganan tuntutan ini

Rekomendasi
1. DPRD Kota Banjarbaru, stakeholder terkait dan Aliansi Mahasiswa Banjarbaru mengkaji secara bersama-sama mengenai ketersediaan stok BBM di Provinsi Kalimantan Selatan khususnya Kota Banjarbaru dan dampak kenaikan BBM kepada masyarakat
2. Mendesak pemerintah agar memberdayakan energi sumber daya terbarukan sebagai alternatif penggunaan sumber daya fosil. (FN)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

IMG-20221229-WA0030
IMG-20221227-WA0005
2. Infografis sosmed 10 penyakit
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221228-WA0020
PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221225-WA0006
1. Infografis sosmed 10 penyakit

Member JMSI

Network

LAINNYA