iklan di pojokbanua

Aditya Instruksikan Penyaluran Beras Untuk Masyarakat, Banjarbaru Tetapkan Status Siaga

waktu baca 2 menit
Jumat, 24 Feb 2023 16:27 0 Fikri Noor

POJOKBANUA, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, mengistruksikan penyaluran bantuan beras guna membantu warga terdampak banjir beberapa hari lalu. Melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3), bantuan beras tersebut disalurkan pada Jumat (24/2/2023).

Sebanyak 1,94 ton beras cadangan milik Pemko Banjarbaru ini didistribusikan serentak di tiga kelurahan dengan jumlah penerima bantuan mencapai 194 jiwa. Tiga wilayah yang menjadi sasaran ialah di Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kelurahan Landasan Ulin Timur dan Kelurahan Syamsudin Noor.

Penyaluran bantuan beras ini juga rencana akan menyasar di kelurahan lainnya. Selain bertujuan untuk membantu warga terdampak banjir, ini juga menjadi salah satu upaya pengendalian inflasi yang diperuntukkan untuk masyarakat rawan pangan.

Aditya mengatakan, pihaknya masih menyiapkan bantuan lainnya yang akan disalurkan kepada warga terdampak banjir. Proses pendataan akan terus dilakukan, ucapnya agar bantuan ini tepat sasaran.

“Beras ini merupakan stok beras yang dimiliki Pemko Banjarbaru. Untuk hari ini dulu kita distribusikan ke tiga kelurahan dulu. Sedangkan di wilayah lain sedang dalam proses pendataan dan Insyaallah segera bisa disalurkan,” ucap Aditya.

Aditya menuturkan, Pemko Banjarbaru kini berfokus pada fase pemulihan pasca peristiwa banjir yang terjadi Rabu malam tadi. Pendistribusian makanan siap saji melalui dapur umum yang dibangun Dinas Sosial Banjarbaru juga terus berjalan hingga sampai sekarang.

“Dari Dinas Kesehatan juga masih melakukan patroli untuk di rumah-rumah warga terdampak. BPBD juga kita minta untuk menetapkan status siaga banjir karena curah hujan tinggi masih akan terjadi beberapa hari ke depan,” tandasnya.

Seperti diketahui. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah melaporkan potensi cuaca ekstrem di Kalimantan Selatan (Kalsel). Berdasarkan kondisi dinamika atmosfer, Kalsel masih dilanda cuaca ekstrem disertai dengan angin kencang dari 24 Februari hingga 2 Maret 2023.

“Masih aktifnya kondisi La Nina rendah yang berdampak pada peningkatan jumlah curah hujan di Kalsel,” ucap Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Syamsudin Noor, Karmana, dalam keterangan tertulis yang diterima.

BMKG memprediksi, sebagian besar wilayah Kalsel berpotensi terjadi hujan dengan intensitas yang bervariasi. Yaitu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai dengan kilat dan angin kencang.

“Masyarakat diimbau agar selalu waspada terhadap dampak potensi bencana hidrometeorologi dan terus memperbaharui perkembangan informasi,” tandas Karmana. (FN)

Editor: Gusti Fikri Izzudin Noor

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221228-WA0020
IMG-20221225-WA0006
IMG-20221229-WA0030
1. Infografis sosmed 10 penyakit
TIPS AMANKAN DATA
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221227-WA0005

Member JMSI

Network

LAINNYA