3 Sektor di Kalsel Jadi Incaran Investor

waktu baca 2 menit
Jumat, 6 Agu 2021 17:02 0 113 Hasanuddin

POJOKBANUA, BANJARBARU – Meski sempat terpuruk di tahun 2020 lalu, sekarang nilai investasi di Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai membaik.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi (DPMPTSP) Kalsel merilis data hingga triwulan II.

Tercatat, sudah ada Rp 5,23 triliun investasi yang masuk. Padahal, di triwulan yang sama tahun lalu hanya 4,46 triliun rupiah.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi (DPMPTSP) Kalsel, Nafarin mengatakan, investasi yang masuk pada triwulan II tahun ini sebagian besar dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

I WAYAN NURASTA WIBAWA
Ucapan Hari Raya Rosehan
Idul Fitri (1)
dprd ucapan lebaran
SEKWAN LEBARAN

“Dari Rp 5,23 triliun (maka) PMDN mencapai Rp 4,61 triliun atau 88, 2 persen. Sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA), hanya Rp 609 miliar atau 11,8 persen,” ujarnya, Jumat (6/8/2022).

Kata dia, selama pandemi ini PMA memang mulai seret karena para investor dari luar negeri sangat berhati-hati untuk berinvestasi.

“Tapi, kami terus berupaya untuk meyakinkan investor asing agar mau berinvestasi di sini,” ungkapnya.

Nafarin menuturkan, paling banyak adalah sektor perdagangan dan reparasi dengan jumlah 282 proyek dari realisasi dari investasi semester I tahun 2021.

“PMA 15 proyek dan PMDN 267 proyek, dengan nilai investasi Rp 76.760.000.000,” bebernya.

Sedangkan tertinggi kedua, yakni jasa lainnya sebanyak 67 proyek dengan nilai investasi Rp 73 miliar.

“Tertinggi ketiga ada di sektor konstruksi, dengan 65 proyek senilai Rp 13 miliar,” jelasnya.

Menurut Nafarin, jika berdasarkan lokasi maka paling banyak investasi berada di Banjarmasin. Di kota ini pada triwulan kedua ada 177 proyek. Disusul Tanbu 131 proyek, dan Kabupaten Banjar sebanyak 92 proyek.

Kemudian apabila dilihat dari negara asal, khusus untuk PMA pada semester I paling banyak dari Singapura dengan 63 proyek. Disusul Malaysia 17 proyek dan Korea Selatan 11 proyek.

Ia berharap, investasi bisa kembali bergairah walaupun pandemi belum usai. “Kita terus mempromosikan peluang investasi di Kalsel, baik lewat zoom meeting maupun media sosial,” lanjutnya.

Ia menyampaikan, pihaknya selalu meyakinkan negara lain melalui kedutaan besar di Jakarta bahwa berinvestasi di Kalsel sangat baik.

“Daerah juga menawarkan kemudahan berinvestasi, dengan mempercepat persyaratan dan perizinan yang ada,” tandasnya.(SB/PR)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pojok Banua TV

Infografis

PENJUALAN ROKOK BATANGAN
IMG-20221227-WA0005
IMG-20221225-WA0006
TIPS AMANKAN DATA
IMG-20221228-WA0020
1. Infografis sosmed 10 penyakit
2. Infografis sosmed 10 penyakit
IMG-20221229-WA0030

Member JMSI

Network

LAINNYA